Selasa, 25 Agustus 2020

Olimpiade Internal Akuntansi

Pada tanggal 21 & 28 Desember 2019 telah terlaksana kegiatan Olimpiade Internal Akuntansi Yang Mengusung Tema  “Menumbuhkan Jiwa Kompetisi Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknologi Yogyakarta”. Olimpiade Internal Akuntansi diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa akuntansi yang berprestasi sehingga mampu bersaing dalam kompetisi eksternal untuk mewakili Universitas Teknologi Yogyakarta. Tujuan dari kegiatan ini yaitu; untuk menciptakan jiwa kompetisi antar mahasiswa akuntansi; Melatih, mengukur, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa akuntansi dalam teori dan penerapan ilmu akuntansi; serta untuk menumbuhkan jiwa bersaing yang aktif dan berkompeten antara mahasiswa akuntansi. Dalam kegiatan olimpiade internal akuntansi ada 3 babak penyisihan untuk menentukan pemenangnya.

Babak pertama adalah Multiple Choice, pada babak ini peserta menjawab pertanyaan berbentuk Multiple Choice (Pilihan Ganda) melalui sistem CBT (Computer Based Text).

Babak kedua adalah Study kasus, Study kasus merupakan babak yang diikuti oleh peserta yang lolos pada babak Multiple Choice. Pada babak ini peserta diberikan kasus yang harus dipresentasikan. Penilaiannya diambil dari beberapa aspek seperti gagasan ide suatu materi, sikap, etika, bahasa penyampaian materi, metode kesesuaian dengan prisnsip, dan kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan juri.

Babak ketiga yaitu cerdas cermat yang merupakan babak final dari kegiatan Olimpiade Internal Akuntansi. Pada babak cerdas cermat, setiap peserta yang bertanding wajib memakai co card yang sudah disediakan oleh panitia selama pertandingan berlangsung. Setiap sesi akan di berikan 2 (dua) tipe soal, yaitu tipe soal pernyataan Benar (B) atau salah (S) dan soal perhitungan yang penilaiannya disesuaikan dengan kesempurnaan jawaban peserta. Setelah persaingan yang cukup sengit, peserta dengan nilai tertinggi ditetapkan sebagai juara 1 (satu), juara 2 (dua), dan juara 3 (tiga). Berikut nama Mahasiswa yang berhasil memenangkan kegiatan Olimpiade Internal Akuntansi HIMASI FBPK UTY :

Juara 1 : Ni Nengah Diah Mirah Meidianke

Juara 2 : Dinda Kharisma Dewi

Juara 3 : Nurimama

Selamat kepada para pemenang dan untuk yang tidak lolos jangan berkecil hati serta tetap semangat.

#HIMASI_2019/2020

#kibarkanpanjiberikanbaktiAGRA


Sabtu, 29 Februari 2020

Bedah Soal

     Bedah Soal adalah kegiatan rutin yang dilakukan untuk membantu Mahasiswa - Mahasiswi Diploma dan Sarjana prodi Akuntansi, dalam memahami pelajaran / mata kuliah. Khususnya mata kuliah yang berhubungan langsung dengan Akuntansi, kegiatan ini biasanya dilakukan sebelum UTS dan sebelum UAS. Bedah Soal sudah terlaksana pada tanggal 31 Oktober 2019, 1 November 2019, 2 November 2019 tepatnya sebelum UTS diruang kelas Kampus 1 dan Kampus 3 Universitas Teknologi Yogyakarta. Peserta yang mengikuti Bedah Soal sekitar kurang lebih 200 orang yang terdiri dari Mahasiswa - Mahasiswi D3 dan S1 Akuntansi Universitas Teknologi Yogyakarta. Bedah Soal sendiri memiliki tujuan yang paling penting, yaitu ikut serta dalam membantu Universitas dalam hal mencerdaskan Mahasiswa - Mahasiswi D3 maupun S1 Akuntansi.

Follow Up

     Follow Up adalah kegiatan yang diadakan untuk menindak lanjuti kegiatan sebelumnya yaitu Latihan Pendidikan dan Dasar ( LAPINSAR ). Jadi yang dimaksud menindak lanjuti yaitu Review kembali / flashback kegiatan LAPINSAR. Follow Up dilaksanakan pada tanggal 25 November 2019 yang bertempat diruang D.02, Kampus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta. Peserta Follow Up ialah Mahasiswa – Mahasiswi Diploma dan Sarjana Akuntansi angkatan tahun 2018/2019 dan 2019/2020 yang telah menjadi Kader HIMASI setelah dilantik oleh Ketua Umum HIMASI pada saat kegiatan Lapinsar. Salah satu tujuan penting diadakan kegiatan Follow Up adalah agar Menambah keakraban antara kader dengan pengurus HIMASI FBPK UTY.

Jumat, 29 November 2019

Mading

Welcoming The Perspective Leaders

Perjalanan Yang Mulai Kupahami
Karya : Indriani Alfarizha

Di keramaian sore
Aku berjalan memandangi para pejalan kaki
Pikiranku mulai menyisikan tanda tanya
Apa yang mereka lakukan untuk dirinya sendiri?
Kenapa orang-orang sibuk berkeluh kesah karena gagal?
Sebagian senang dengan pencapaiannya dan merasa puas
Aku ingat Dulu ibu berpesan sebelum matahari terbit
"merangkaklah dengan harapan dan cita-cita yang akan membawamu kepada kehidupan"
Setegar para pemimpin memberontak
Sekeras batu karang yang terkikis oleh buih-buih air asin
Adalah semangatnya yang mencakar dinding langit
Dunia pembawa kepahitan
Jika tak berusaha
Dunia pembawa kegelapan
Jika tak ingin maju

Aku melanjutkan perjalanan menyusuri sudut kota
Disana segerombolan manusia haus ilmu
Melawan kebodohan dikedalaman birunya hari
Mimpinya yang tak pernah mati
Semangatnya yang tak pernah runtuh
Disana pula manusia-manusia perusak, pemberontak
Menyalahi semua aturan
Pembuat kerusuhan

Apa bedanya mereka semua
Apakah mereka melakukannya untuk kebahagian?
Atau dunia ini hanya candaan orang-orang malas?
Dari perjalanan yang tak ku mengerti
Aku kembali

Tuan Tak Berarah
Oleh Icique

Mendentingkan kunci F
Kembali ke kunci C
Terdengar suara Amigdala
Kau yang singgah tapi tak sungguh
Tertuntunku pada tuan muda
Yang sempat tak bertujuan

Berboncengan di kala senang
Berteduh di pohon rindang
Cahaya remang-remang
Ditemani kunang-kunang

Tersenyumku kembali mengingatnya
Sang tuan pun kembali bertujuan
Namun ku bukan rumah tujuannya
Tak apa
Setidaknya pernah bersua
Walau hanya sementara







Foto Lapinsar 2019/2020


Ketua Lapinsar : Izza Ali Razzaaq
“ Stand your ground and Fight ’’




LAPINSAR IN ACTION :


“Dosen mengajariku, menilai orang bukan berdasarkan reputasinya tetapi berdasarkan kepribadiannya“





“ Lapar menghantui, makan pun jadi “





“ Mak Crit, Mak Plekentur “







Foto Bedah Soal 2019/2020



Ketua Bedah Soal : Fitria Depi Tunga
“ Kelemahan itu adalah pilihan, Bukan alasan. “






” Aku tak akan menarik kembali kata kataku, karena inilah jalan Mahasiswa ku “





“ Kalian push rank, aku push nilai “



FORZA HIMASI

Mading (berita)

Rupiah Menguat Tipis ke Posisi Rp14.092 per Dolar AS
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah menguat tipis ke posisi Rp14.092 per dolar AS atau sebesar 0,02 persen pada perdagangan pasar spot Kamis (21/11) sore. Sebelumnya, kurs mata uang garuda berada di posisi Rp14.094 per dolar AS pada penutupan perdagangan pada Rabu (20/11). Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.112 per dolar AS yang juga melemah dibandingkan posisi Rabu (20/11), yakni Rp14.097 per dolar AS. Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Tercatat, peso Filipina menguat 0,20 persen, yen Jepang 0,09 persen, rupee India 0,07 persen, dan dolar Singapura 0,05 persen. Selanjutnya, yuan China menguat 0,05 persen, dolar Hong Kong juga menguat 0,02 persen, serta lira Turko menguat tipis 0,01 persen. Pelemahan terjadi pada won Korea sebesar 0,68 persen, ringgit Malaysia 0,10 persen, serta baht Thailand yang melemah 0,03 persen. Di negara maju, mayoritas nilai tukar menguat terhadap dolar AS. Tercatat poundsterling Inggris menguat 0,14 persen, dolar Australia menguat 0,10 persen. Sementara, dolar Kanada melemah tipis 0,01 persen.


Meskipun menguat, Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah tidak akan berlangsung lama. Hal tersebut disebabkan oleh sentimen negatif perjanjian dagang antara AS dan China yang memanas. "Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan menandatangani RUU yang mendukung pengunjuk rasa Hong Kong," kata Ibrahim saat dihubungi Kamis (21/11). Pasalnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China sebelumnya telah menyebut keputusan AS sebagai campur tangan terang-terangan dalam urusan dalam negeri China, dan mengatakan AS menghadapi konsekuensi negatif jika itu tetap dilakukan. Sementara itu, dari sisi domestik, Ibrahim menyebut pelaku pasar memperhatikan kebijakan Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps sehingga masing-masing menjadi 5,5% dan 4,0%, dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0%, dan berlaku efektif pada 2 Januari 2020. Namun, Ibrahim merasa sentimen tersebut masih belum dapat mengalahkan sentimen negatif dari sisi eksternal. Lebih lanjut, Ibrahim berpendapat dalam perdagangan Jumat (23/11) besok, rupiah diperkirakan melemah di kisaran Rp14.075 hingga Rp14.140 per dolar AS.


Sumber : CNN Indonesia


FORZA HIMASI

PERTUMBUHAN PAJAK SANGAT BAIK TAHUN 2023

          Pajak merupakan kontribusi wajib pajak negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang...